Rabu, 21 Juni 2017

Introduction to e-Business and Relational Databases (sistem informasi akuntansi)



E-business.
Introduction to e-Business and  Relational Databases
A.       Sejarah Dalam Perkembangan E-Bussines
E-business adalah E-business (Inggris: Electronic Business, atau “E-business”) dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
       Dalam penggunaan sehari-hari, E-business tidak hanya menyangkut e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari E-business, sementara E-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari E-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-commerce mempunyai goal untuk menambah revenu dari perusahaan.
      E-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. e-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
       Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari E-business (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
       E–Business (Electronic Business) merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah, dan media massa juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya.
Bab ini akan memberikan pemahaman dasar kepada para akuntan dan professional sistem mengenai peluang dan resiko. Dengan menguasai ini, para akuntan dan professional sistem akan lebih siap untuk secara aktif berpartisipasi dalam perencanaan, desain dan pengolahan langkah – langkah awal e – business organisasi.
Contoh: Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dan lainnya.


B.       Pengertian E-Business
            E-bisnis (Inggris: Electronic Business, atau "E-business") adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner.
Model e-Busines
            Adapun model – model E- business dapat dikategorikan menjadi Sembilan Model bisnis yaitu :
1.         Virtual Storefront, yang menjual produk fisik atau jasa secara online, sedangkan pengirimannya  menggunakan sarana – sarana tradisional. seperti jasa posdan kurir.
2.         Marketplace Concentrator, yaitu yang memusatkan mengenai informasi produk dan jasa dari         beberapa produsen pada satu titik sentral. Pembeli dapat mencari, membanding – bandingkan          dan kadangkala juga melakukan transaksi pembelian.
3.         Information Brokerme, yaitu menyediakan informasi mengenai produk, harga dan             ketersediaannya dan terkadang menyediakan fasilitas transaksi. Namun nilai utamanya adalah         informasi yang disediakan.
4. Transaction Broker, yaitu pembeli dapat mengamati berbagai tarif dan syarat pembelian,            namun aktifitas bisnis utamanya adalah memfasilitasi transaksi.
5.         Electronic Clearinghouses, yaitu menyediakan suasana seperti tempat lelang produk, dimana         harga dan ketersediaan selalu berubah tergantung pada reaksi konsumen.
6.         Reverse auction, yaitu konsumen mengajukan tawaran kepada berbagai penjual untuk        membeli barang atau jasa dengan harga yang disfesifikasi oleh pembeli.
7. Digital Product Delivery, yaitu menjual dan mengirim perangkat lunak, multimedia, dan            produk digital lainnya lewat internet.
8.         Content Provider, yaitu yang memperoleh pendapatan melalui penyediaan kontan.

A.      Jenis E-Business Karakteristik
a.       B2C ATAU (Business to Customer)
b.      B2B ATAU(Business to Business),
c.        B2G atau  (Business to Government), serta
d.      B2E  atau (Business to Education)

B.      Pengaruh – Pengaruh E-Business Atas Proses BisniS
      Pembeli dan Inbound Logistic. Internet dapat meningkatkan aktifitas pembeli dengan cara mempermudah perusahaan mengidentifikasi calon pemasok dan membandingkan harga. Data mengenai pembelian yang dilakukan sub unit organisasi yang berbeda dapat disentralisasikan, sehingga memungkinkan organisasi untuk menetapkan pembelian total diseluruh dunia atas berbagai produk
   Operasi internal, sumber daya manusia, dan infrastuktur. Teknologi komunikasi tingkat lanjut dapat secara signifikan meningkatkan effisiensi operasi internal. Peningkatan akses ke informasi juga dapat secara signifikan meningkatkan perencanaan. Pada sumber daya manusia, aktifitas ini mendukung untuk effisiensi dan efektifitas dalam aktifitas utama.
      Outbound Logistic. Akses yang tepat waktu dan akurat atas informasi rinci tentang pengiriman memungkinkan penjual mengurangi biaya tranportasi melalui cara pengiriman gabungan ke para pelanggan yang dekat lokasinya satu dengan yang lainnya. Informasi yang lebih tepat waktu tentang penjualan dapat membantu pabrik mengoptimalkan jumlah persediaan yang ditanggungnya.
      Penjualan dan Pemasaran. Perusahaan dapat menciptakan katalog elektronik di Website mereka untuk mengotomatisasikan input pesanan penjualan. Kemampuan ini tidak hanya memungkinkan para pelanggan menyampaikan pesanan saat mereka menginginkannya, tetapi juga dapat secara signifikan mengurangi jumlah staf dengan cara meniadakan telepon, surat-menyurat atau pengiriman faks.
      Pelayanan dan dukungan Purnajual. E-business dapat secara signifikan meningkatkan kualitas dukungan purnajual ke para pelanggan. 
C.                  4 (Empat) Faktor-Faktor keberhasilan E-Business
          E-business dan strategi organisasi. Nilai strategis untuk melakukan implementasu e-business          tergantung pada tingkat sejauh mana proses tersebut dapat membantu organisasi          mengimplementasikan dan mencapai strategi keseluruhan.
          Pembeli dan Inbound Logistic. Internet dapat meningkatkan aktifitas pembeli dengan cara            mempermudah perusahaan mengidentifikasi calon pemasok dan membandingkan harga. Data       mengenai pembelian yang dilakukan sub unit organisasi yang berbeda dapat disentralisasikan,           sehingga memungkinkan organisasi untuk menetapkan pembelian total diseluruh dunia atas   berbagai produk.
•           Operasi internal, sumber daya manusia, dan infrastuktur. Teknologi komunikasi tingkat lanjut       dapat secara signifikan meningkatkan effisiensi operasi internal. Peningkatan akses ke     informasi juga dapat secara signifikan meningkatkan perencanaan. Pada sumber daya     manusia, aktifitas ini mendukung untuk effisiensi dan efektifitas dalam aktifitas utama.
•           Outbound Logistic. Akses yang tepat waktu dan akurat atas informasi rinci tentang           pengiriman memungkinkan penjual mengurangi biaya tranportasi melalui cara pengiriman         gabungan ke para pelanggan yang dekat lokasinya satu dengan yang lainnya. Informasi yang   lebih tepat waktu tentang penjualan dapat membantu pabrik mengoptimalkan jumlah           persediaan yang ditanggungnya.
          Penjualan dan Pemasaran. Perusahaan dapat menciptakan katalog elektronik di Website    mereka untuk mengotomatisasikan input pesanan penjualan. Kemampuan ini tidak hanya             memungkinkan para pelanggan menyampaikan pesanan saat mereka menginginkannya, tetapi          juga dapat secara signifikan mengurangi jumlah staf dengan cara meniadakan telepon, surat-  menyurat atau pengiriman faks.
          Pelayanan dan dukungan Purnajual. E-business dapat secara signifikan meningkatkan kualitas       dukungan purnajual ke para pelanggan.

A.      Infrastuktur untuk E-Business
            Jenis – jenis Jaringan dalam E-bussiness yaitu :
          Local Area Network (LAN)
            Adalah jaringan komputer dan peralatan lainnya yang lokasinya dekat antara satu dengan yang            lain  (biasanya dalam satu gedung).
          Wide Area Network (WAN)
            Adalah jaringan komputer dan peralatan lainnya yang mencakup wilayah geografis yang luas.
          Value Added Network (VAN)
            Adalah sistem komunikasi jarak jauh yang didesain dan dikelola oleh suatu perusahaan yang             independen.

B.      Software Komunikasi
            Software ini melaksanakan fungsi-fungsi sebagai berikut:
1.         Pengendalian akses
            Software ini berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan hubungan antar-berbagai              peralatan; secara otomatis memutar dan menjawab telepon; membatasi akses hanya pada para            pemakai yang berwenang; serta membuat parameter seperti: kecepatan, mode, dan arah            pengiriman.
2.         Pengelolaan jaringan
            Pada software ini berfungsi untuk mengumpulkan data untuk memeriksa kesiapan peralatan          jaringan untuk mengirim atau menerima data; membuat aturan antri untuk masukan dan      keluaran; menetapkan prioritas dalam sistem,mengirimkan pesan; dan mencatat aktivita,      penggunaan, dan kesalahan dalam jaringan.
3.         Pengiriman data dan file
            Software ini berfungsi untuk mengontrol pengiriman data, file dan pesan-pesan diantara    berbagai peralatan.
4.         Pendeteksi dan pengendalian atas kesalahan
            Software ini berfungsi untuk memastikan bahwa data yang dikirim benar-benar merupakan           data yang diterima.
5.         Keamanan data
            Software ini berfungsi untuk melindungi data selama pengiriman dari akses pihak yang tidak        berwenang.

C.       Melihat Secara Singkat Cara Kerja Internet
        Cara kerja Internet yang praktis dalam waktu singkat dapat mengirim data dalam berbagai format audio dan visual dengan harga pengiriman data yang tergolong sangat murah dibanding dengan media pengiriman data yang lain, membuat perkembanganya cukup pesat akhir-akhir ini. Internet secara umum memang telah dikenal luas oleh masyarakat, namun bagaimana sebenarnya cara kerja jaringan Internet itu dalam hal mengirim dan mentransfer data dalam waktu yang singkat? Berikut adalah penjelasan sederhananya:
       Sebuah komputer pengguna (client Computer) yang hendak dihubungkan ke jaringan Internet, pada awalnya harus terhubung kesebuah Server. Dengan adanya sebuah server yang mengatur akses dan mengirimkan data-data dari dan kedalam internet yang diminta oleh beberapa client server, sehingga komputer client dapat mengakses website, chating, email, dan lain sebagainya.
Penghubung antara Server dan Client Komputer untuk menterjemahkan beragam bahasa komputer disebut Protokol. Jika anda mengakses ebuah alamat misalnya http:// yang artinya adalah hyper text transfer protocol dan itu tandanya anda telah terhubung dengan jaringan komputer.
       Kemudian untuk mengenal masing-masing jutaan Client Komputer di dunia internet, maka masing-masing komputer memiliki alamat Internet Protocol (IP) masing-masing. Alamat IP atau yang sering juga disebut IP Address akan memberikan informasi dari paket mana berasal dan akan ditujukan ke mana sebuah data. Selain IP Address juga ada perangkat yang paling populer di dunia Internet, yaitu Web Browser. Agar Clinet Komputer yang anda gunakan dapat melihat informasi yang dikirim dari server, maka dibutuhkan perangkat internet Browser. Internet Browser yang paling terkenal sejauh ini adalah Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera dan lain sebagainya.

D.                  Bagaimana Informasi Diproses dalam Internet
       Setelah terhubung internet dan masuk ke dalam web browser, selanjutnya informasi yang dibutuhkan akan di cari melalui web pages dengan memasukan web addresses baik dengan hyperlink atau mengetiknya di web browser. Lalu terjadi permintaan masuk dari web browsers ke web server melalui internet. Informasi lalu dikembalikan melalui HTTP dari web server ke web browser dan terakhir informasi muncul di web pages. Proses ini cepat lambatnya tergantung dari kecepatan koneksi internet.
       Terdapat beberapa cara di internet untuk mengakses informasi dalam World Wide Web melalui web pages yang dapat dilihat di web browser, antara lain melalui E-mail, Internet Relay Chat (IRC), usenet newsgroup dan File Transfer Protocol (FTP). E-mail dapat digunakan sebagai pull mechanism melalui direct mail untuk pemasar. Sedangkan IRC menawarkan komunikasi langsung dengan PC yang sedang terhubung saat itu dan lebih bersifat untuk hiburan saja. Selanjutnya adalah usenet newsgroup yang sering disebut juga sebagai forum untuk mempelajari perilaku konsumen. Lalu ada FTP yang dugunakan untuk memindahkan data dari PC ke situs melalui HTML web pages dan graphics dengan cara mengunggah. Selain itu juga terdapat Grophers, Archies dan Wais yang sudah tidak ada lagi karena kegunaannya sudah digantikan oleh World Wide Web.
A.        Peranan Internet Dalam E-Business
        Keterhubungan global (global connectivity) melalui internet dan kemudahan penggunaan (ease of use) dapat menyediakan akses kepada dunia bisnis dan perorangan yang secara normal akan sulit dilakukan. Perusahaan bisnis dapat secara langsung menghubungi pemasok, rekan bisnis, atau pelanggan perorangan dengan biaya rendah, meskipun terletak sangat jauh secara geografis.
     Begitu pula bagi pengusaha, mereka dapat mencari outlet baru untuk produk atau jasa yang ditawarkannya secara lebih luas, karena internet memfasilitasi transaksi silang batas (cross border transaction) sehingga informasi mengalir lebih cepat. Selain itu, internet juga menyediakan media yang berbiaya rendah (low cost medium) bagi aliansi global dan organisasi maya (virtual organizations). Web merupakan tampilan antarmukuka (interface) standar. Dengan media internet, memungkinkan akses global dengan murah yang dapat dipergunakan untuk menciptakan sistem dalam sebuah organisasi.
         Bukan itu saja, internet dapat menciptakan aplikasi interaktif yang dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Halaman-halaman web mempunyai kamampuan untuk berinteraksi secara lebih menarik yang tidak dapat disediakan oleh media tradisonal berbasis kertas. Penampilan teks, suara, gambar, dan video pada halaman web mampu menarik orang untuk berinteraksi lebih jauh, dan ditambah kemudahan berinteraksi hanya dengan menekan tombol untuk membuat pilihan yang diinginkan.

B.                  Peranan Website Dalam E-Business
       Website dalam e bisnis sangat berperan sekali, karena dengan adanya website sebagai penjualan bisnis pun bisa di jalankan secara online yaitu dengan E – Commerce. Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”.
        Jadi dapat disimpulkan peranan website dalam e bisnis adalah penjualan secara online yang ditampilkan dalam sebuah halaman website yang mempunyai domain name tertentu sesuai dengan penjualan yang ditawarkan dan dibuat semenarik mungkin agar customer dapat tertarik dan memesan produk yang ditawarkan. Oleh karena itu website sangat diperlukan bagi kelancaran suatu perusahaan dalam memasarkan produk yang ditawarkan.
A.      Memilih Hosting  yang Tepat
       Memilih sebuah tempat hosting adalah gampang - gampang susah, sebab mencari sebuah hosting sama artinya mencari mitra kerja untuk membantu kita untuk menyimpan file-file website kita yang kemudian kita publikasikan di internet, sehingga akan mengundang banyak pengunjung untuk aktif melihat website anda serta melakukan transaksi. Memilih hosting yang salah tentunya sangat membawa dampak buruk untuk anda.  Berikut tips dan trik untuk memilih hosting yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Adapun tips untuk memilih hosting :
1.      Pilih tempat hosting yang benar-benar terpercaya.
Fitur hosting yang lengkap.
Customers service yang full online 24jam, karena kalau ada masalah dengan blog kita, maka kita bisa cepat – cepat menanganinya.
Mempunyai transfer bandwitch yang cukup besar
Tidak terdapat banner iklan dari provider yang muncul pada website kita. Kecuali kita pasang sendiri.
Lebih mudah terdaftar kedalam mesin pencari seperti Google dan Yahoo. Hal ini tentu semakin mempercepat orang lain untuk mengunjungi website kita karena dapat membukanya melalui mesin-mesin pencari tersebut.

Relational Databases
Database Relasional sebenarnya adalah suatu konsep penyimpanan data terstruktur, sebelum konsep database relasional muncul sudah ada uda model database yaitu network database dan hierarchie database . Teori database relasional di kemukakan pertamakali oleh Dr. E.F. Codd.
Dr.Edgar Frank Codd adalah pengemuka pertama kali teori database relasional.
Dalam database relasional, data disimpan dalam bentuk relasi atau tabel dua dimensi, dan antara tabel satu dengan tabel lainnya terdapat hubungan atau relationship sehingga dapat di simpulkan, database adalah kumpulan dari sejumlah tabel yang saling hubungan atau saling keterkaitan. Kumpulan dari data yang diorganisasikan sebagai tabel tadi disimpan dalam bentuk data elektronik di dalam harddisk komputer dan dikelompokan secara logis berdasarkan schema user. Baca juga tentang Schema user.
Untuk membuat struktur tabel, mengisi data ke tabel, memperbarui data dan menghapus data dari tabel diperlukan software. Perangkat lunak yang digunakan membuat tabel, isi data, ubah data, dan hapus data disebut Relational Database Management System atau yang biasa di singkat dengan RDBMS. Sedangkan perintah yang digunakan untuk membuat tabel, mengisi tabel, mengubah tabel, dan menghapus data disebut perintah SQL (Baca : Sequel) yang merupakan singkatan dari Structure Query Language. Jadi, setiap aplikasi perangkat lunak RDBMS pasti bisa dipakai untuk menjalankan perintah SQL.
Sebenarnya fungsi RDBMS bukan cuma untuk buat tabel, isi data, ubah data dan hapus data. Untuk manajemen data dalam skala yang besar dan agar bisa mendukung proses bisnis yang kontinyu atau terus menerus dan real time suatu Relational Database Management System dituntut untuk mempunyai kemampuan manajemen user dan keamanan data yang terjamin, mencadangkan data dan mengembalikan data serta kemampuan lainnya yang berkaitan dengan kecepatan pemrosesan data.
Sebuah aplikasi perangkat lunak RDBMS yang ada di pasaran saat ini dan paling sering digunakan adalah Oracle Database yang di keluarkan oleh Oracle Corporation.
Pengertian User Dan Schema Database
Database adalah sebuah tempat penyimpanan data atau biasa disebut sebagai objek database. Banyak sekali jenis dari objek database di antaranya adalah tabel,index,view dan stored procedure. Di lain sisi database adalah suatu “sarana” yang di sediakansupaya bisa di akses oleh banyak user.
Agar Memudahkan pengelolaan data dalam suatu database maka objek-objek database tersebut di kelompokkan berdasarkan user pemiliknya. Pengelompokan objek database secara logika berdasarkan user pemilik objek inilah yang di sebut sebagai Schema. Schema automatis terbentuk ketika perintah CREATE USER dieksekusi dan akan di hapus ketika suatu user di-drop dengan perintah DROP USER. Nama schema sama dengan nama user, jadi bisa dikatakan user dan schema adalah suatu hal yang sama.


0 komentar:

Posting Komentar