BAB
2
KAS
A.
Pengertian
Kas
Kas merupakan aset yang paling mungkin untuk digunakan dan
dibelanjakan dengan tidak tepat. Kas meliputi uang logam, uang kertas, wesel,
cek, dan bilyet giro atau dokumen lainnya yang dapat tersedia serta bernilaikan
uang [i].
Berikut beberapa definisi yang terkait dengan kas menurut (Kartika, 2016)
kas kecil :
terjadi jika entitas melakukan transaksi pengeluaran uang dengan jumlah kecil.
Bank :
saldo kas yang tersedia pada rekening entitas di Bank yang dapat sewaktu-waktu
digunakan.
Setara kas :
investasi jangka pendek yang siap di konversikan ke kas dan dekat dengan
tanggal jatuh temponya sehingga tidak memberikan risiko yang signifikan pada
tingkat bunga.
B. Pengendalian
Kas
Berikut ini adalah beberapa
cara untuk mengendalikan kas
1.
Adanya karyawan kusus yang menangani
penerimaan kas.
2.
Adanya pemisahan tugas antara yang
menerima, mencatat, menyetujui, dan menyimpan kas.
3.
Setiap transaksi harus di dukung
dokumen.
4.
Dilakukannya pengecekan terhadap kas secara
berkala.
5.
Dibuatnya perencanaan arus kas.
6.
Pengendalian penerimaan kas dan
pengeluaran.
7.
Lakukan rekonsiliasi bank.
8.
Dibuatnya pengelolaan kas kecil.
A.
Penilaian, pelaporan, dan pengungkapan
kas
1.
Kas kecil (petty cash)
Kas kecil adalah
sejumlah dana tertentu yang disisihkan perusahaan untuk membiayai peneluaran yang
sifatnya inmateril. Berikut adalah mentode pencatatan kas kecil
Kondisi
|
metode Impres
|
Metode
fluktuasi
|
Pada saat
dibentuk
|
Kas kecil
Kas bank
|
Kas kecil
Kas bank
|
Pada saat
transaksi
|
Tidak ada
jurnal
|
Beban ()[i]
Kas kecil
|
Pada saat
pengisian kembali
|
Beban ()
Kas bank
|
Kas kecil
Kas bank
|
2.
Rekonsiliasi bank
Rekonsiliasi bank
adalah suatu bentuk pengendalian kas guna untuk mencocokan catatan kas di bank
dengan catatan kas yang ada diperusahaan. Hal ini diperlukan terkadang terdapat
perbedaan pencatatan saldo akir kas menurut catatan bank dengan saldo akir kas
menurut catatan perusahaan. Perbedaan
ini disebabkan oleh beberapa kondisi berikut.
a.
Setoran
dalam perjalanan adalah setoran rekening oleh entitas
atau entitas lain ke saldo rekening suatu entitas di bank yang masih dalam
perjalanan. Hal ini mengakibatkan terjadinya kekuarangan saldo kas yang
terdapat pada bank, karena perusahaan telah mencatatkan sejumlah kas yang dikirim
dalam laporannya sementara bank masih belum mencatatkan karena kas tersebut
masih dalam perjalanan.
b.
Cek
yang masih beredar adalah cek yang dibuat dan telah
dikeluarkan namun belum di cairkan oleh pelangggan penerima cek ke bank. Hal
ini terjadi karena cek memiliki masa ladaluarsa yang lebih dari satu bulan,
pelanggan bisa saja mencairkannya pada bulan berikutnya. Akibat adanya cek yang
masih beredar ini, entitas telah mencatatkan bahwa kasnya telah berkurang
karena cek yg dikeluarkan, sementara itu bank masih belum mencatatkannya
sebagai pengurang karena cek tersebut masih belum dicairkan oleh pelanggan.
c.
Cek
tidak cukup dana adalah cek yang dibuat dan telah
dikeluarkan namun belum bisa dicairkan oleh bank karena dana atau saldo
penerbit cek tidak mencukupi akibatnya cek ini ditolak. Oleh karena itu entitas
telah mencatatkannya sebagai pengurang sementara bank tidak mencatatkannya
Karena cek tersebut tidak cukup dana.
d.
Penagihan
piutang wesel beserta bunganya lewat bank yang belum
dicatat dalam jurnal atau pembukuan perusahaan. Akibatnya terlah terjadi
perbedaan saldo kas di bank antara menurut catatan bank dan menurut catatan
perusahaan.
e.
Interest
income adalah bunga bank atas saldo rekening perusahaan
yang mengendap dan belum dicatatkan dalam jurnal pembukuan perusahaan. Oleh
karena itu perusahaan perlu memasukannya kedalam catatan pembukuannya sebagai
pendapatan bunga.
f.
Bank
service charge adalah biaya jasa bank yang belum di
catat dalam jurnal atau pembukuan perusahaan. Biaya jasa bank berfungsi sebagai
pengurang oleh karena itu perusahaan perlu mencatatkannya sebagai beban bunga.
g.
Kesalahan
pencatatan adalah kesalahan pencatatan yang terjadi
baik dilakukan oleh bank maupun oleh perusahaan.
Berikutini adalah
prosedur dalam rekonsiliasi bank.
a.
Mencocokan pemasukan
Semua
akun pemasukan menurut catatan perusahaan dan menurut catatan bank harus di cocokan.
Apabila terdapat perbedaan maka perusahaan perlu mengalisisnya. Setelah
dianalisis penyebab perbedaan maka penyesuaian perlu dilakukan.
b.
Mencocokan pengeluaran
Semua akun pemasukan
menurut catatan perusahaan dan menurut catatan bank harus di cocokan.
Apabila terdapat perbedaan maka perusahaan perlu mengalisisnya. Setelah
dianalisis penyebab perbedaan maka penyesuaian perlu dilakukan.
Contoh soal penyusunan
laporan rekonsiliasi bank
PT Cinta Damai memiliki
saldo kas menurut pencatatannya sebesar Rp35.000.000 dan saldo kas menurut
catatan bak sebesar Rp34.500.000 pada 31 desember 2016. Perbedaan pencatatan
tersebut dipengaruhi oleh hal-hal berikut:
1)
Bank mengurangi lansung biaya
administrasi untuk bulan desember sebesar Rp100.000
2)
Cek dari pelanggan sebesar Rp750.000
tidak dapat dicairkan oleh PT Cinta Damai
3)
PT cinta damai menyetorkan uang sebesar
Rp6.000.000 pada tanggal 31 Desember 2016 namun belum dicatat oleh bank
4)
Cek yang seharusnya dicatat sebesar
Rp2.001.000 tetapi dicatat oleh entitas sebesar Rp2.601.000
5)
Cek yang telah ditulis namun belum
dicairkan sebesar Rp4.250.000
6)
Adanya penambahan saldo kas bank dari
penagihan wesel tagih sebesari Rp1.500.000 yang belum diketahui PT cinta damai
Berikut cara-cara untuk
menyelesaikannya
a.
Analisis perbedaan saldo kas meenurut
pencatatan bank dengan saldo kas menurut
catatan perusahaan.
Saldo
kas menurut perusahaan =
Rp35.000.000
Saldo
kas menurut bank = Rp34.500.000
Selisih =
Rp 500.000
b.
Analisis soal satu persatu
1)
Bank mengurangi lansung biaya
administrasi untuk bulan desember sebesar Rp100.000
Biaya administrasi
berfungsi sebagai pengurang kas, oleh karena itu perusahaan belum
mencatatkannya sebgai pengurang sebesar Rp100.000
Rekonsiliasi
bank
PT
cinta damai
31
desember 2016
Perusahaan
|
Bank
|
Saldo
awal Rp35.000.000
|
Saldo
awal Rp34.500.000
|
Penambah
·
|
Penambah
·
|
Pengurang
·
Biaya adm (Rp100.000)
|
Pengurang
·
|
Jurnal
Biaya adm Rp100.000
Bank Rp100.000
2)
Cek dari pelanggan sebesar Rp750.000
tidak dapat dicairkan oleh PT Cinta Damai
Cek yang tidak dapat
dicairkan berarti perusahaan sebelumnya telah mencatat penerimaan sebesar Rp
750.000 namun dibatalkan oleh bank karena saldo tidak mencukupi. Oleh karena
itu perusahaan harus mengurangi saldo kas nya sebesar Rp750.000
Rekonsiliasi
bank
PT
cinta damai
31
desember 2016
Perusahaan
|
Bank
|
Saldo
awal Rp35.000.000
|
Saldo
awal Rp34.500.000
|
Penambah
·
|
Penambah
·
|
Pengurang
·
Biaya adm (Rp100.000)
·
Piutang wesel (Rp750.000)
|
Pengurang
·
|
Jurnal
Piutang wesel Rp750.000
Kas bank Rp750.000
3)
PT cinta damai menyetorkan uang sebesar
Rp6.000.000 pada tanggal 31 Desember 2016 namun belum dicatat oleh bank
Hal ini merupakan
setoran masih dalam perjalanan oleh karena itu belum dicatat oleh bank, kita
harus menambahkannya pada saldo bank
Rekonsiliasi
bank
PT
cinta damai
31
desember 2016
Perusahaan
|
Bank
|
Saldo
awal Rp35.000.000
|
Saldo
awal Rp34.500.000
|
Penambah
·
|
Penambah
·
Setoran dalam perjalan Rp6.000.000
|
Pengurang
·
Biaya adm
(Rp100.000)
·
Piutang wesel (Rp750.000)
|
Pengurang
·
|
Jurnal (tidak ada)
4)
Cek yang seharusnya dicatat sebesar
Rp2.001.000 tetapi dicatat oleh entitas sebesar Rp2.601.000
Hal ini menyebabkan kas
yang keluar menurut perusahaan terlalu besar oleh karena itu perusahaan harus
mengembalikannya kembali dengan menambah saldo kas sebesar Rp600.000
Rekonsiliasi
bank
PT
cinta damai
31
desember 2016
Perusahaan
|
Bank
|
Saldo
awal Rp35.000.000
|
Saldo
awal Rp34.500.000
|
Penambah
·
Salah catat (Rp600.000)
|
Penambah
·
Setoran dalam perjalan Rp6.000.000
|
Pengurang
·
Biaya adm (Rp100.000)
·
Piutang wesel (Rp750.000)
|
Pengurang
·
|
5) Cek
yang telah ditulis namun belum dicairkan sebesar Rp4.250.000
Kondisi ini berarti
bank belum mencatat sejumlah uang yang tertera pada cek karena pelanggan belum
mencairkan cek tersebut oleh karena itu kita perlu memasukannya pada kolom
pengurang di saldo kas bank.
Rekonsiliasi
bank
PT
cinta damai
31
desember 2016
Perusahaan
|
Bank
|
Saldo
awal Rp35.000.000
|
Saldo
awal Rp34.500.000
|
Penambah
·
Salah catat (Rp600.000)
|
Penambah
·
Setoran dalam perjalan Rp6.000.000
|
Pengurang
·
Biaya adm (Rp100.000)
·
Piutang wesel (Rp750.000)
|
Pengurang
·
cek yang masih beredar (Rp4.250.000)
|
Jurnal (tidak ada)
6) Adanya
penambahan saldo kas bank dari penagihan wesel tagih sebesar Rp1.500.000 yang
belum diketahui PT cinta damai
Penambahan saldo kas
yang berasal dari penagihan wesel tagih
ini belum dicatat oleh perusahaan. Untuk itu kita perlu mencatatkannya
sebagai penambah.
Rekonsiliasi
bank
PT
cinta damai
31
desember 2016
Perusahaan
|
Bank
|
Saldo
awal Rp35.000.000
|
Saldo
awal Rp34.500.000
|
Penambah
·
Salah catat Rp600.000
·
Penagihan wesel Rp1.500.000
|
Penambah
·
Setoran dalam perjalan Rp6.000.000
|
Pengurang
·
Biaya adm (Rp100.000)
·
Piutang wesel (Rp750.000)
|
Pengurang
·
cek yang masih beredar (Rp4.250.000)
|
Rp36.250.000
|
Rp36.250.000
|
Jurnal
Kas bank Rp1.500.000
Piutang wesel Rp1.500.000
a.
Pengertian voucher
Sistem voucher adalah
suatu sistem pengendalian untuk setiap pembelian barang atau jasa pada akhirnya
harus diselesaikan dengan pengeluaran uang dibuatkan bukti intern[i]. Bukti
tersebut dibuat baik untuk pembelian tunai maupun pembelian kredit. Setip
voucher terlebih dahulu diberikan nomor urut tercetak (prenumbered). Setiap pembelian barang atau jasa, baik tunai ataupun
kredit, wajib dicatat sebagai kredit pada hutang voucher. Berikut ini adalah
alur sistem voucer
a.
Pencatatan akuntansi voucher
1)
Pada saat dibentuk (asumsikan pembelian
dengan cek)
Pembelian xx
Utang voucher xx
2)
Pada saat dilunasi
(Semua
transaksi voucher harus tergantung kondisi cek)
3)
Tabel voucher
Tanggal
|
No. voucher
|
Dibayar kepada
|
Pembayaran
|
Debit
|
Utang voucher
|
|||
Tanggal
|
Cek no
|
Perkiraan
|
Ref
|
Saldo
|
||||
Soal latihan :
1.
Sebutkan 5 contoh yang termasuk kas ! [i]
Jawaban : uang kertas,
uang logam, cek, kas di bank, wesel, depasito jangka waktu kurang dari 90 hari
2.
Diketahui dari catatan perusahaan PT
Bumi saldo kas di bank per 1 november 2016 Rp6.000.000 buku penerimaan kas
selama bulan November menunjukan saldo Rp7.800.000. buku pengeluaran kas selama
bulan November menunjukan saldo Rp8.000.000. berdasarkan rekening Koran yang
dikirim bank nagari 30 november 2016 menunjukan saldo Rp4.850.000. setelah
diteliti beberapa perbedaan disebabkan oleh :
a. Setoran
pada tanggal 30 november 2016 Rp3.000.000 belum tampak pada rekening Koran.
b. Cek
no.x07 yang dikeluarkan oleh PT bumi pada tanggal 25 november sebesar
Rp2.000.000 juga tidak tampak.
c. Dari
rekening Koran tampak bank telah mengkredit rekening PT bumi atas tagihan
piutang Rp2.500.000.
d. Diketahui
pendapatan bunga Rp100.000, biaya administasi Rp50.000 belum dicatat oleh
perusahaan
e. Cek
no b.05 milik pt.serpong senilai Rp2.500.000 terdebit oleh bank pada rekening
Pt.bumi.
Buatlah rekonsiliasi
bank untuk PT bumi beserta jurnalnya[ii] !
a)
Penentuan saldo
Menurut
catatan PT bumi
Saldo
kas di bank I November 2016 =
Rp6.000.000
Penerimaan
kas November =
Rp7.800.000
Pengeluaran
kas November =Rp8.000.000
Saldo
kas pada 31 november 2016 =
Rp5.800.000
Menurut
catatan bank =
Rp4.850.000
Selisih =Rp950.000
b)
Rekonsilias bank
Rekonsiliasi
bank
PT
BUMI
31
November 2016
Perusahaan
|
Bank
|
Saldo
awal Rp5.800.000
|
Saldo
awal Rp4.850.000
|
Penambah
·
Tagihan piutang Rp2.500.000
·
Pendapatan bunga Rp
100.000
|
Penambah
·
Setoran dalam perjalanan
Rp3.000.000
·
Cek b.05 Rp2.500.000
|
Pengurang
·
Biaya administrasi Rp
50.000
|
Pengurang
·
cek x.07 Rp2.000.000
|
Rp 8.350.000
|
Rp8.350.000
|
Jurnal
Bank Rp2.500.000
Piutang
usaha Rp2.500.000
Sumber bacaan:
Soemarso.2014.Akuntansi
Suatu Pengantar buku 1 (edisi revisi ke-5).Salemba Empat: Jakarta
Ikatan Akuntan Indonesia.2016.akuntansi keuangan buku1.Ikatan Akuntan Indonesia:Jakarta
Hery.2014.Akuntansi Dasar 1&2.Grasindo:Jakarta
[i]
Contoh bukti seperrti faktur dan kuitansi
[i] ()
masukan beban-beban yang dikeluarkan dengan menggunakan kas kecil seperti beban
konsumsi dll
[i]
Yang tidak termasuk kas seperti giro mundur atau cek mundur





0 komentar:
Posting Komentar