Jumat, 11 Agustus 2017

MATERI PENGANTAR AKUNTANSI KAS (kas kecil, rekonsiliasi bank, dan sistem voucher)



BAB 2
KAS

A.    Pengertian Kas
Kas merupakan aset yang paling mungkin untuk digunakan dan dibelanjakan dengan tidak tepat. Kas meliputi uang logam, uang kertas, wesel, cek, dan bilyet giro atau dokumen lainnya yang dapat tersedia serta bernilaikan uang [i]. Berikut beberapa definisi yang terkait dengan kas menurut (Kartika, 2016)
kas kecil          : terjadi jika entitas melakukan transaksi pengeluaran uang dengan jumlah kecil.
Bank                : saldo kas yang tersedia pada rekening entitas di Bank yang dapat sewaktu-waktu digunakan.
Setara kas        : investasi jangka pendek yang siap di konversikan ke kas dan dekat dengan tanggal jatuh temponya sehingga tidak memberikan risiko yang signifikan pada tingkat bunga.
B.     Pengendalian Kas
Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengendalikan kas
1.      Adanya karyawan kusus yang menangani penerimaan kas.
2.      Adanya pemisahan tugas antara yang menerima, mencatat, menyetujui, dan menyimpan kas.
3.      Setiap transaksi harus di dukung dokumen.
4.      Dilakukannya pengecekan terhadap kas secara berkala.
5.      Dibuatnya perencanaan arus kas.
6.      Pengendalian penerimaan kas dan pengeluaran.
7.      Lakukan rekonsiliasi bank.
8.      Dibuatnya pengelolaan kas kecil.


A.    Penilaian, pelaporan, dan pengungkapan kas
1.      Kas kecil (petty cash)
Kas kecil adalah sejumlah dana tertentu yang disisihkan perusahaan untuk membiayai peneluaran yang sifatnya inmateril. Berikut adalah mentode pencatatan kas kecil 


Kondisi
metode Impres
Metode fluktuasi
Pada saat dibentuk
Kas kecil
    Kas bank
Kas kecil
    Kas bank

Pada saat transaksi
Tidak ada jurnal
Beban ()[i]
    Kas kecil
  
Pada saat pengisian kembali
Beban ()
     Kas bank
Kas kecil
    Kas bank

2.      Rekonsiliasi bank
Rekonsiliasi bank adalah suatu bentuk pengendalian kas guna untuk mencocokan catatan kas di bank dengan catatan kas yang ada diperusahaan. Hal ini diperlukan terkadang terdapat perbedaan pencatatan saldo akir kas menurut catatan bank dengan saldo akir kas menurut catatan perusahaan.  Perbedaan ini disebabkan oleh beberapa kondisi berikut.
a.       Setoran dalam perjalanan adalah setoran rekening oleh entitas atau entitas lain ke saldo rekening suatu entitas di bank yang masih dalam perjalanan. Hal ini mengakibatkan terjadinya kekuarangan saldo kas yang terdapat pada bank, karena perusahaan telah mencatatkan sejumlah kas yang dikirim dalam laporannya sementara bank masih belum mencatatkan karena kas tersebut masih dalam perjalanan.

b.      Cek yang masih beredar adalah cek yang dibuat dan telah dikeluarkan namun belum di cairkan oleh pelangggan penerima cek ke bank. Hal ini terjadi karena cek memiliki masa ladaluarsa yang lebih dari satu bulan, pelanggan bisa saja mencairkannya pada bulan berikutnya. Akibat adanya cek yang masih beredar ini, entitas telah mencatatkan bahwa kasnya telah berkurang karena cek yg dikeluarkan, sementara itu bank masih belum mencatatkannya sebagai pengurang karena cek tersebut masih belum dicairkan oleh pelanggan.

c.       Cek tidak cukup dana adalah cek yang dibuat dan telah dikeluarkan namun belum bisa dicairkan oleh bank karena dana atau saldo penerbit cek tidak mencukupi akibatnya cek ini ditolak. Oleh karena itu entitas telah mencatatkannya sebagai pengurang sementara bank tidak mencatatkannya Karena cek tersebut tidak cukup dana.
d.      Penagihan piutang wesel beserta bunganya lewat bank yang belum dicatat dalam jurnal atau pembukuan perusahaan. Akibatnya terlah terjadi perbedaan saldo kas di bank antara menurut catatan bank dan menurut catatan perusahaan.
e.       Interest income adalah bunga bank atas saldo rekening perusahaan yang mengendap dan belum dicatatkan dalam jurnal pembukuan perusahaan. Oleh karena itu perusahaan perlu memasukannya kedalam catatan pembukuannya sebagai pendapatan bunga.
f.       Bank service charge adalah biaya jasa bank yang belum di catat dalam jurnal atau pembukuan perusahaan. Biaya jasa bank berfungsi sebagai pengurang oleh karena itu perusahaan perlu mencatatkannya sebagai beban bunga.
g.      Kesalahan pencatatan adalah kesalahan pencatatan yang terjadi baik dilakukan oleh bank maupun oleh perusahaan.
Berikutini adalah prosedur dalam rekonsiliasi bank.
a.       Mencocokan pemasukan
Semua akun pemasukan menurut catatan perusahaan dan menurut catatan bank harus  di cocokan.  Apabila terdapat perbedaan maka perusahaan perlu mengalisisnya. Setelah dianalisis penyebab perbedaan maka penyesuaian perlu dilakukan.




b.      Mencocokan pengeluaran
Semua akun pemasukan menurut catatan perusahaan dan menurut catatan bank harus  di cocokan.  Apabila terdapat perbedaan maka perusahaan perlu mengalisisnya. Setelah dianalisis penyebab perbedaan maka penyesuaian perlu dilakukan.
Contoh soal penyusunan laporan rekonsiliasi bank
PT Cinta Damai memiliki saldo kas menurut pencatatannya sebesar Rp35.000.000 dan saldo kas menurut catatan bak sebesar Rp34.500.000 pada 31 desember 2016. Perbedaan pencatatan tersebut dipengaruhi oleh hal-hal berikut:
1)      Bank mengurangi lansung biaya administrasi untuk bulan desember sebesar Rp100.000
2)      Cek dari pelanggan sebesar Rp750.000 tidak dapat dicairkan oleh PT Cinta Damai
3)      PT cinta damai menyetorkan uang sebesar Rp6.000.000 pada tanggal 31 Desember 2016 namun belum dicatat oleh bank
4)      Cek yang seharusnya dicatat sebesar Rp2.001.000 tetapi dicatat oleh entitas sebesar Rp2.601.000
5)      Cek yang telah ditulis namun belum dicairkan sebesar Rp4.250.000
6)      Adanya penambahan saldo kas bank dari penagihan wesel tagih sebesari Rp1.500.000 yang belum diketahui PT cinta damai
Berikut cara-cara untuk menyelesaikannya
a.       Analisis perbedaan saldo kas meenurut pencatatan  bank dengan saldo kas menurut catatan perusahaan.
Saldo kas menurut perusahaan            = Rp35.000.000
Saldo kas menurut bank                      = Rp34.500.000
Selisih                                                  = Rp     500.000
b.      Analisis soal satu persatu
1)      Bank mengurangi lansung biaya administrasi untuk bulan desember sebesar Rp100.000
Biaya administrasi berfungsi sebagai pengurang kas, oleh karena itu perusahaan belum mencatatkannya sebgai pengurang sebesar Rp100.000
Rekonsiliasi bank
PT cinta damai
31 desember 2016
Perusahaan
Bank
Saldo awal                              Rp35.000.000
Saldo awal                              Rp34.500.000
Penambah
·          
Penambah
·          
Pengurang
·         Biaya adm                  (Rp100.000)
Pengurang
·          


Jurnal

Biaya adm                                                       Rp100.000

            Bank                                                                Rp100.000
2)      Cek dari pelanggan sebesar Rp750.000 tidak dapat dicairkan oleh PT Cinta Damai
Cek yang tidak dapat dicairkan berarti perusahaan sebelumnya telah mencatat penerimaan sebesar Rp 750.000 namun dibatalkan oleh bank karena saldo tidak mencukupi. Oleh karena itu perusahaan harus mengurangi saldo kas nya sebesar Rp750.000
Rekonsiliasi bank
PT cinta damai
31 desember 2016
 



Perusahaan
Bank
Saldo awal                              Rp35.000.000
Saldo awal                              Rp34.500.000
Penambah
·          
Penambah
·          
Pengurang
·         Biaya adm                  (Rp100.000)
·         Piutang wesel             (Rp750.000)
Pengurang
·          




Jurnal
            Piutang wesel                                                  Rp750.000
                        Kas bank                                                         Rp750.000

3)      PT cinta damai menyetorkan uang sebesar Rp6.000.000 pada tanggal 31 Desember 2016 namun belum dicatat oleh bank
Hal ini merupakan setoran masih dalam perjalanan oleh karena itu belum dicatat oleh bank, kita harus menambahkannya pada saldo bank

Rekonsiliasi bank
PT cinta damai
31 desember 2016



Perusahaan
Bank
Saldo awal                              Rp35.000.000
Saldo awal                              Rp34.500.000
Penambah
·          
Penambah
·         Setoran dalam perjalan  Rp6.000.000
Pengurang
·         Biaya adm                  (Rp100.000)
·         Piutang wesel             (Rp750.000)
Pengurang
·          


 
Jurnal (tidak ada)
4)      Cek yang seharusnya dicatat sebesar Rp2.001.000 tetapi dicatat oleh entitas sebesar Rp2.601.000
Hal ini menyebabkan kas yang keluar menurut perusahaan terlalu besar oleh karena itu perusahaan harus mengembalikannya kembali dengan menambah saldo kas sebesar Rp600.000
Rekonsiliasi bank
PT cinta damai
31 desember 2016

Perusahaan
Bank
Saldo awal                              Rp35.000.000
Saldo awal                              Rp34.500.000
Penambah
·         Salah catat                  (Rp600.000)
Penambah
·         Setoran dalam perjalan  Rp6.000.000
Pengurang
·         Biaya adm                  (Rp100.000)
·         Piutang wesel             (Rp750.000)
Pengurang
·          



5)      Cek yang telah ditulis namun belum dicairkan sebesar Rp4.250.000
Kondisi ini berarti bank belum mencatat sejumlah uang yang tertera pada cek karena pelanggan belum mencairkan cek tersebut oleh karena itu kita perlu memasukannya pada kolom pengurang di saldo kas bank.
Rekonsiliasi bank
PT cinta damai
31 desember 2016

Perusahaan
Bank
Saldo awal                              Rp35.000.000
Saldo awal                              Rp34.500.000
Penambah
·         Salah catat                  (Rp600.000)
Penambah
·         Setoran dalam perjalan  Rp6.000.000
Pengurang
·         Biaya adm                  (Rp100.000)
·         Piutang wesel             (Rp750.000)
Pengurang
·         cek yang masih beredar (Rp4.250.000)



Jurnal (tidak ada)
6)      Adanya penambahan saldo kas bank dari penagihan wesel tagih sebesar Rp1.500.000 yang belum diketahui PT cinta damai
Penambahan saldo kas yang berasal dari penagihan wesel tagih  ini belum dicatat oleh perusahaan. Untuk itu kita perlu mencatatkannya sebagai penambah.




Rekonsiliasi bank
PT cinta damai
31 desember 2016

Perusahaan
Bank
Saldo awal                              Rp35.000.000
Saldo awal                              Rp34.500.000
Penambah
·         Salah catat                  Rp600.000
·         Penagihan wesel       Rp1.500.000
Penambah
·         Setoran dalam perjalan  Rp6.000.000
Pengurang
·         Biaya adm                  (Rp100.000)
·         Piutang wesel             (Rp750.000)
Pengurang
·         cek yang masih beredar (Rp4.250.000)
Rp36.250.000
Rp36.250.000

Jurnal
Kas bank                     Rp1.500.000
    Piutang wesel                                  Rp1.500.000

3.      Sistem Voucher
a.       Pengertian voucher
Sistem voucher adalah suatu sistem pengendalian untuk setiap pembelian barang atau jasa pada akhirnya harus diselesaikan dengan pengeluaran uang dibuatkan bukti intern[i]. Bukti tersebut dibuat baik untuk pembelian tunai maupun pembelian kredit. Setip voucher terlebih dahulu diberikan nomor urut tercetak (prenumbered). Setiap pembelian barang atau jasa, baik tunai ataupun kredit, wajib dicatat sebagai kredit pada hutang voucher. Berikut ini adalah alur sistem voucer


 

a.       Pencatatan akuntansi voucher

1)      Pada saat dibentuk (asumsikan pembelian dengan cek)

Pembelian                                xx
            Utang voucher                                    xx
2)      Pada saat dilunasi
(Semua transaksi voucher harus tergantung kondisi cek)
3)      Tabel voucher
Tanggal
No. voucher
Dibayar kepada
Pembayaran
Debit
Utang voucher

Tanggal
Cek no
Perkiraan
Ref
Saldo














































Soal latihan :
1.      Sebutkan 5 contoh yang termasuk kas ! [i]
Jawaban : uang kertas, uang logam, cek, kas di bank, wesel, depasito jangka waktu kurang dari 90 hari
2.      Diketahui dari catatan perusahaan PT Bumi saldo kas di bank per 1 november 2016 Rp6.000.000 buku penerimaan kas selama bulan November menunjukan saldo Rp7.800.000. buku pengeluaran kas selama bulan November menunjukan saldo Rp8.000.000. berdasarkan rekening Koran yang dikirim bank nagari 30 november 2016 menunjukan saldo Rp4.850.000. setelah diteliti beberapa perbedaan disebabkan oleh :
a.       Setoran pada tanggal 30 november 2016 Rp3.000.000 belum tampak pada rekening Koran.
b.      Cek no.x07 yang dikeluarkan oleh PT bumi pada tanggal 25 november sebesar Rp2.000.000 juga tidak tampak.
c.       Dari rekening Koran tampak bank telah mengkredit rekening PT bumi atas tagihan piutang Rp2.500.000.
d.      Diketahui pendapatan bunga Rp100.000, biaya administasi Rp50.000 belum dicatat oleh perusahaan
e.       Cek no b.05 milik pt.serpong senilai Rp2.500.000 terdebit oleh bank pada rekening Pt.bumi.
Buatlah rekonsiliasi bank untuk PT bumi beserta jurnalnya[ii] !
a)      Penentuan saldo
Menurut catatan PT bumi
Saldo kas di bank I November 2016              = Rp6.000.000
Penerimaan kas November                              = Rp7.800.000
Pengeluaran kas November                             =Rp8.000.000
Saldo kas pada 31 november 2016                 = Rp5.800.000
Menurut catatan bank                                     = Rp4.850.000
Selisih                                                              =Rp950.000
b)      Rekonsilias bank
Rekonsiliasi bank
PT BUMI
31 November 2016

Perusahaan
Bank
Saldo awal                              Rp5.800.000
Saldo awal                              Rp4.850.000
Penambah
·         Tagihan piutang         Rp2.500.000
·         Pendapatan bunga      Rp    100.000
Penambah
·         Setoran dalam perjalanan
                                    Rp3.000.000
·         Cek b.05                     Rp2.500.000
Pengurang
·         Biaya administrasi    Rp       50.000
Pengurang
·         cek x.07                     Rp2.000.000
Rp 8.350.000
Rp8.350.000
 
Jurnal
Bank                                        Rp2.500.000
   Piutang usaha                                   Rp2.500.000


Sumber bacaan:
Soemarso.2014.Akuntansi Suatu Pengantar buku 1 (edisi revisi ke-5).Salemba Empat: Jakarta
Ikatan Akuntan Indonesia.2016.akuntansi keuangan buku1.Ikatan Akuntan Indonesia:Jakarta
Hery.2014.Akuntansi Dasar 1&2.Grasindo:Jakarta





[i] (sumber dokumen E.02.J.PA.2.07.1)
[ii] Sumber dokumen E.02.J.PA.2.18.4


[i] Contoh bukti seperrti faktur dan kuitansi

[i] () masukan beban-beban yang dikeluarkan dengan menggunakan kas kecil seperti beban konsumsi dll



[i] Yang tidak termasuk kas seperti giro mundur atau cek mundur

0 komentar:

Posting Komentar