Selasa, 24 Juli 2018

kumpulan soal akuntansi keuangan - IFRS



SOAL


Soal 1.1


Sebagai standar akuntansi internasional, IFRS sangat dinamis terhadap perubahan karena standar ini berlaku secara global. Semakin banyak pihak yang menggunakan maka permasalahan dalam penerapan standar akan memunculkan kritik sehingga standar dirasakan perlu untuk dilakukan revisi. Carilah informasi di Internet terkait dengan perubahan yang terjadi atas standar akuntansi untuk kombinasi bisnis (IFRS 3). Jelaskan bagaimana dinamika terlihat dalam perubahan standar tersebut!


Jawaban :


Kombinasi Bisnis ED PSAK No. 22 (revisi 2010) dinamika yang terlihat dalam perubahan standar tersebut adalah Pengantar Dewan Standar Akuntansi Keuangan telah menyetujui Exposure Draft PSAK 22 (revisi 2010) tentang Kombinasi Bisnis dalam rapatnya pada tanggal 12 January 2010 untuk disebarluaskan dan ditanggapi oleh kalangan anggota IAI, Dewan Konsultatif SAK, Dewan Pengurus Nasional IAI, perguruan tinggi dan individu/organisasi/lembaga lain yang berminat. Tanggapan akan sangat berguna jika memaparkan permasalahan secara jelas dan alternatif saran yang didukung dengan alasan. Exposure Draft PSAK 22 (revisi 2010): Kombinasi Bisnis merevisi PSAK 22 (1994): Akuntansi Penggabungan Usaha. Exposure Draft PSAK 22 (revisi 2010): Kombinasi Bisnis merupakan adopsi dari IFRS 3 (2009): Business Combinations. Exposure Draft ini disebarluaskan dalam bentuk buku, sisipan dokumen dalam majalah Akuntan Indonesia.


Soal 1.2


Yayasan Anugerah merupakan yayasan pendidikan yang dimiliki oleh sebuah organisasi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat terlantar di pinggiran Jakarta Selatan. Yayasan tersebut mengelola sebuah sekolah dari tingkat SD sampai SMA, satu rumah singgah dan satu panti rehabilitasi. Yayasan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas menyusun laporan keuangan kepada para pemangku kepentingan. Diskusikan standar apa yang akan digunakan dalam menyusun laporan keuangan yayasan Anugerah!


Jawaban:


Standar yang digunakan adalah Standar Akuntansi Keuangan (SAK) digunakan untuk entitas yang memiliki akuntabilitas publik yaitu entitas terdaftar atau dalam proses pendaftran di entitas fidusia ( yang menggunakan dana masyarakat ).


Soal 1.3


Penggunaan nilai wajar dalam pengukuran beberapa nilai aset dapat memungkinkan timbulnya potensi manajemen laba yang dilakukan oleh manajemen. Diskusikanlah bagaimana potensi peningkatan atau penurunan manajemen laba dalam era penggunaan nilai wajar dan bagaimana mengatasi potensi tersebut!


Jawaban :


Potensi peningkatan atau penurunan manajemen laba dalam era penggunaan nilai wajar menggunakan historical cost untuk pengukuran transaksinya. Historical cost merupakan jumlah kas atau setara kas yang dibayarkan atau nilai wajar imbalan lain yang diserahkan untuk memperoleh aset pada saat perolehan atau konstruksi. Kelemahan dari historical cost adalah kurang mencerminkan kondisi yang sebenarnya. Keunggulan dari historical cost adalah bahwa historical cost lebih objektif dan lebih verifiable karena didasarkan pada transaksi, namun demikian pihak manajemen bisa memanfaatkan kelemahan historical cost untuk melakukan manajemen laba, misalnya pada saat kinerja perusahaan sedang buruk apabila nilai wajar aset pada tanggal pelaporan lebih besar dari nilai tercatatnya maka pihak manajemen akan menjual aset tersebut sehingga ada keuntungan yang terjadi diakui di dalam laporan laba rugi.

 


0 komentar:

Posting Komentar