RINGKASAN FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING
RINGKASAN BK
MKDK BK
A. FUNGSI
PEMAHAMAN
Menurut (Prayitno,
2009) fungsi pemahaman yaitu fungsi yang membantu klien memahami tentang diri klien,
beserta permasalahan oleh klien sendiri dan oleh pihak-pihak yang akan membantu
klien, serta pemahaman tentang lingkungan klien oleh klien.
Menurut
(Sukardi, 2002; 44-45) Fungsi
pemahaman yang dimaksud adalah fungsi Bimbingan Konseling yang akan
mengahasilkan pemahaman tentang sesuatu oleh pihak-pihak tertentu sesuai dengan
keperluan pengembangan siswa. Pemahaman ini mencakup:
a.
Pemahaman
tentang diri sendiri, terutama oleh siswa sendiri, orang tua, guru, dan guru
pembimbing.
b.
Pemahaman
tentang lingkungan siswa (termasuk didalamnya lingkungan keluarga dan sekolah),
terutama oleh siswa sendiri, orang tua,
guru pembimbing.
c. Pemahaman tentang lingkungan yang
lebih luas (termasuk didalamnya informasi pendidikan, jabatan, pekerjaandan
atau karier dan informasi budaya/ nilai-nilai), terutama oleh siswa.
Menurut (Salahudin, 2010) Fungsi Pemahaman yaitu fungsi
bimbingan dan konseling membantu klien agar memiliki pemahaman terhadap dirinya
(potensinya) dan lingkungannya (pendidikan, pekerjaan, dan norma agama).
Berdasarkan pemahaman ini, klien
diharapkan mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal, dan
menyesuaikan dirinya dengan lingkungan secara dinamis dan konstruktif.
a.
Pemahaman
Tentang Klien.
Pemahaman tentang klien merupakan
titik tolak upaya pemberian bantuan terhadap klien. Sebelum seorang konselor
memberikan bantuannya kepada klien, maka mereka perlu terlebih dahulu memahami
individu yang akan di bantu itu. Bukan hanya sekedar mengenal, namun harus
memahami pemahaman yang menyangkut latar belakang pribadi klien, kekuatan dank
kelemahannya, serta kondisi lingkungannya.
Pemahaman terhadap diri kllien juga
perlu bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan perkembangan dan kebahagiaan
hidup klien. Mereka itu antara lain adalah seorang konselor. Pemahaman konselor
terhadap si klien dipergunakan oleh konselor baik untuk langsung membantu klien
dalam pelayanan bimbingan dan konseling, maupun sebagai bahan acuan utama dalam
rangka kerjasama dengan pihak-pihak lain dalam membantu klien dalam mengatasi
masalahnya.
Bagi para konselor, fungsi pemahaman
merupakan tugas paling awal dalam setiap kali
penyelenggaraan pelayanan. Tanpa adanya pemahaman terlebih dahulu maka
konselor tidak dapat bergerak lebih jauh dalam pemberian bimbingan.
b.
Pemahaman
tentang Masalah Klien
Pemahaman terhadap masalah klien
terutama menyangkut jenis masalahnya,
intensitanya, sangkut-pautnya, sebabnya, dan kemungkinan
perkembangannya. Klien amat perlu memahami masalah yang dialaminya, sebab
dengan dapat memahami masalahnya itu ia memiliki dasar bagi upaya yang akan
ditempuhnya untuk mengatasi masalah tersebut. Pemahaman masalah oleh individu
sendiri adalah modal dasar bagi pemecahan masalah tersebut.
c.
Pemahaman
tentang Lingkungan yang “Lebih Luas”
Lingkungan dapat diartikan sebagai
kondisi disekitar kita yang secara langsung mempengaruhi individu tersebut.
Salah satu lingkungan luas adalah berbagai informasi yang diperlukan oleh
individu.
B.
FUNGSI
PENCEGAHAN
Menurut (Prayitno,
2009) Yaitu fungsi untuk mencegah atau menghindari
individu dari masalah-masalah yang akan mengganggu perkembangannya dan kegitan
kehidupannya dengan baik.
Menurut
(Sukardi, 2002; 44-45) Layanan
Bimbingan dapat berfungsi sebagai pencegahan, artinya merupakan usaha pencegahan terhadap timbulnya masalah. Dalam fungsi bagi siswa agar terhindar dari berbagai masalah yang dapat menghambat
perkembangannya, kegiatan yang berfungsi sebagai pencegahan dapat berupa program bimbingan karier, inventarisasi dan
sebagainya.
Menurut (Salahudin, 2010) fungsi pencegahan
adalah fungsi yang berkaitan dengan
upaya konselor untuk senantiasa mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin
terjadi dan berupaya untuk mencegahnya, supaya tidak dialami oleh konseli.
Melalui fungsi ini, konselor memberikan bimbingan kepada klien tentang cara
menghindarkan diri dari perbuatan atau kegiatan yang membahayakan dirinya.
Adapun teknik yang dapat digunakan adalah pelayanan orientasi, informasi, dan
bimbingan kelompok.
C.
FUNGSI
PENGENTASAN ATAU PERBAIKAN
Menurut (Prayitno,
2009) Yaitu fungsi
penuntasan, pengangkatan, penyembuhan atau perbaikan terhadap masalah-masalah
individu dalam perkembangannya dan kegiatan kehidupannya.
Menurut
(Sukardi, 2002; 44-45) Meskipun
fungsi pencegahan dan pemahaman telah dilakukan, namun mungkin saja siswa masih
menghadapi masalah-masalah tertentu. Disini fungsi perbaikan itu berperan,
yaitu fungsi Bimbingan Konseling yang akan menghasilkan terpecahnya atau
berbagai permasalahan yang dialami siswa
Menurut (Salahudin, 2010) Fungsi Perbaikan
adalah fungsi bimbingan dan konseling untuk membantu konseling sehingga dapat
memperbaiki kekeliruan dalam berfikir, berperasaan dan bertindak (berkehendak).
Konselor melakukan intervensi (memberikan perlakuan) terhadap konseli supaya
memiliki pola berfikir yang sehat, rasional dan memiliki perasaan yang tepat
sehingga dapat mengantarkan mereka kepada tindakan atau kehendak yang produktif
dan normatif.
D.
PEMELIHARAAN DAN PENGEMBANGAN
Menurut (Prayitno,
2009) Yaitu fungsi
pemeliharaan terhadap segala sesuatu yang positif yang ada pada individu baik
itu berupa bawaan maupun hasil-hasil perkembangan yang selama ini ia capai dan
dikembangkan untuk keperluannya dalam berbagai kegiatan kehidupan.
Menurut (Sukardi, 2002;
44-45) Fungsi ini berarti layanan Bimbingan
Konseling yang diberikan dapat membantu para siswa dalam memelihara dan
mengembangkan keseluruhan pribadinya secara mantap, terarah dan berkelanjutan.
Dalam fungsi ini hal-hal yang dipandang positif dijaga agar tetap baik dan
mantap. Dengan demikian siswa dapat memelihara dan megembangkan berbagai
potensi dan kondisi positif dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan
berkelanjutan. Fungsi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai
jenis layanan bimbingan dan pendukungBimbingan dan Konseling untuk mencapai
hasil sebagaimana terkandung didalam masing-masing fungsi Bimbingan Konseling
Menurut (Salahudin, 2010) Fungsi
Pemeliharaan adalah fungsi bimbingan dan konseling untuk membantu konseli
supaya dapat menjaga diri dan mempertahankan situasi kondusif yang telah
tercipta dalam dirinya. Fungsi ini memfasilitasi konseli agar terhindar dari
kondisi-kondisi yang akan menyebabkan penurunan produktivitas diri. Pelaksanaan
fungsi ini diwujudkan melalui program-program yang menarik, rekreatif dan
fakultatif (pilihan) sesuai dengan minat klien.
E.
FUNGSI
ADVOKASI
Menurut (Sukardi, 2002;26-27) fungsi advokasi adalah layanan
bimbingan dan konseling melalui fungsi ini adalah membantu siswa memperoleh
pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian.
Menurut (Munir, 2010) fungsi advokasi adalah membantu peserta didik memperoleh pembelaan
atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian.
Menurut (Halen, 2002) fungsi
advokasi adalah fungsi bimbingan dan konseling yang akan menghasilkan
teradvokasi atau pembelaan terhadap peserta didik dalam rangka upaya
pengembangan seluruh potensi secara optimal. Fungsi-fungsi tersebut diwujudkan
melalui diselenggarakannya berbagai jenis ayanan dan kegiatan bimbingan dan di
dalam masing-masing fungsi tersebut. Setiap layanan dan kegiatan bimbingan konseling
yang dilaksanakan harus secara langsung mengacu kepada satu atau lebih
fungsi-fungsi tersebut agar hasil-hasil yang hendak dicapainya jelas dapat
diidentifikasi dan dievaluasi. Secara keseluruhan, jika semua fungsi-fungsi itu
telah terlaksana dengan baik, dapatlah bahwa pesert didik akan mampu berkembang
secara optimal pula. Keterpaduan semua fungsi tersebut akan sangat membantu
perkembangan peserta didik secara terpada pula.
Pertanyaan
1. Berikut ini yang bukan merupakan
funsi BK adalah ….
a. Pemahaman
b. Pencegahan
c. Pengeniasan
d.
Pengaianan
e. Pemeliharaan danpengembangan
2. Menghasilkan pembelaan terhadap
pesertadidik dalam rangka upaya pengembangan seluruh poteni secara optimal
adalah ….
a. Pemahaman
b. Pencegahan
c.
Aduokasi
d. Pengentasan
e. Pemeliharaan dan pengembangan
3. Apa
itu fungsi pemahaman dalam BK ….
a.
Membantu
konsul agar memiliki pemahaman terhadap dirinya dan lingkungan
b. Mengantipasi
masalah yang ada pada peserta didik
c. Mengatasi
masalah yang dialami peserta didik
d. Menghasilkan
berbagai poteni peserta didik
e. Pembelian
terhadap peserta didik dalam rangka upaya pengembangan seluruh potensi
4. Terpeliharanya
dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi peserta didik dalam rangka
pengembangan dirinya secara berkelanjutan adalah fungsi BK sebagai …
a. Pemeliharaan dan pengembangan
b.
Advokasi
c.
Pencegahan pemahaman
d.
Pengentasan
e.
penugasan
5. Fungsi
BK salah satunya adalah mengentaskan permasalah klien. Merupakan fungsi …
a. Evaluasi
b. Solusi
c.
Pengentasan
d. Edukasi
e. Pemahaman
DAFTAR PUSTAKA
Prayitno.2009.wawasan
professional konseling.UNP Padang
Dewa Ketut ,Sukardi. Pengantar
Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. (Jakarta: Rineka
Cipta, 2002)
Anas, Salahudin.
2010. Bimbingan dan Konseling.
Bandung: Pustaka Setia.
Munir,Syamsul.2010.Bimbingan
dan Konseling Islam.Jakarta : Amzah
Hallen A.2002. Bimbingan dan
Konseling.Jakarta: Ciputat Perss





Jika anda tertarik atau ingin menjadi software developer, anda dapat mengunjungi blog yang saya buat :)
BalasHapusSoftware Developer