Senin, 01 Juni 2020

Fungsi Bimbingan dan Konseling (Ringkasan BK - Part 3)

RINGKASAN FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING
RINGKASAN BK
MKDK BK



       A.    FUNGSI PEMAHAMAN
Menurut (Prayitno, 2009) fungsi pemahaman yaitu fungsi yang membantu klien memahami tentang diri klien, beserta permasalahan oleh klien sendiri dan oleh pihak-pihak yang akan membantu klien, serta pemahaman tentang lingkungan klien oleh klien.
Menurut (Sukardi, 2002; 44-45) Fungsi pemahaman yang dimaksud adalah fungsi Bimbingan Konseling yang akan mengahasilkan pemahaman tentang sesuatu oleh pihak-pihak tertentu sesuai dengan keperluan pengembangan siswa. Pemahaman ini mencakup:
     a.      Pemahaman tentang diri sendiri, terutama oleh siswa sendiri, orang tua, guru, dan guru pembimbing.
      b.      Pemahaman tentang lingkungan siswa (termasuk didalamnya lingkungan keluarga dan sekolah), terutama oleh siswa sendiri, orang  tua, guru pembimbing.
       c.      Pemahaman tentang lingkungan yang lebih luas (termasuk didalamnya informasi pendidikan, jabatan, pekerjaandan atau karier dan informasi budaya/ nilai-nilai), terutama oleh siswa.
Menurut (Salahudin, 2010) Fungsi Pemahaman yaitu fungsi bimbingan dan konseling membantu klien agar memiliki pemahaman terhadap dirinya (potensinya) dan lingkungannya (pendidikan, pekerjaan, dan norma agama). Berdasarkan pemahaman ini, klien  diharapkan mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal, dan menyesuaikan dirinya dengan lingkungan secara dinamis dan konstruktif.
          a.       Pemahaman Tentang Klien.
Pemahaman tentang klien merupakan titik tolak upaya pemberian bantuan terhadap klien. Sebelum seorang konselor memberikan bantuannya kepada klien, maka mereka perlu terlebih dahulu memahami individu yang akan di bantu itu. Bukan hanya sekedar mengenal, namun harus memahami pemahaman yang menyangkut latar belakang pribadi klien, kekuatan dank kelemahannya, serta kondisi lingkungannya.
Pemahaman terhadap diri kllien juga perlu bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan perkembangan dan kebahagiaan hidup klien. Mereka itu antara lain adalah seorang konselor. Pemahaman konselor terhadap si klien dipergunakan oleh konselor baik untuk langsung membantu klien dalam pelayanan bimbingan dan konseling, maupun sebagai bahan acuan utama dalam rangka kerjasama dengan pihak-pihak lain dalam membantu klien dalam mengatasi masalahnya.
Bagi para konselor, fungsi pemahaman merupakan tugas paling awal dalam setiap kali  penyelenggaraan pelayanan. Tanpa adanya pemahaman terlebih dahulu maka konselor tidak dapat bergerak lebih jauh dalam pemberian bimbingan.
      b.      Pemahaman tentang Masalah Klien
Pemahaman terhadap masalah klien terutama menyangkut jenis masalahnya,  intensitanya, sangkut-pautnya, sebabnya, dan kemungkinan perkembangannya. Klien amat perlu memahami masalah yang dialaminya, sebab dengan dapat memahami masalahnya itu ia memiliki dasar bagi upaya yang akan ditempuhnya untuk mengatasi masalah tersebut. Pemahaman masalah oleh individu sendiri adalah modal dasar bagi pemecahan masalah tersebut.
      c.       Pemahaman tentang Lingkungan yang “Lebih Luas”
Lingkungan dapat diartikan sebagai kondisi disekitar kita yang secara langsung mempengaruhi individu tersebut. Salah satu lingkungan luas adalah berbagai informasi yang diperlukan oleh individu.

      B.     FUNGSI PENCEGAHAN
Menurut (Prayitno, 2009) Yaitu fungsi untuk mencegah atau menghindari individu dari masalah-masalah yang akan mengganggu perkembangannya dan kegitan kehidupannya dengan baik.
Menurut (Sukardi, 2002; 44-45) Layanan Bimbingan dapat berfungsi sebagai pencegahan, artinya  merupakan usaha pencegahan terhadap  timbulnya masalah. Dalam fungsi bagi  siswa agar terhindar  dari berbagai masalah yang dapat menghambat perkembangannya, kegiatan yang berfungsi sebagai pencegahan dapat berupa  program bimbingan karier, inventarisasi dan sebagainya.
Menurut (Salahudin, 2010) fungsi pencegahan adalah  fungsi yang berkaitan dengan upaya konselor untuk senantiasa mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin terjadi dan berupaya untuk mencegahnya, supaya tidak dialami oleh konseli. Melalui fungsi ini, konselor memberikan bimbingan kepada klien tentang cara menghindarkan diri dari perbuatan atau kegiatan yang membahayakan dirinya. Adapun teknik yang dapat digunakan adalah pelayanan orientasi, informasi, dan bimbingan kelompok.
      C.     FUNGSI PENGENTASAN ATAU PERBAIKAN
Menurut (Prayitno, 2009) Yaitu fungsi penuntasan, pengangkatan, penyembuhan atau perbaikan terhadap masalah-masalah individu dalam perkembangannya dan kegiatan kehidupannya.
Menurut (Sukardi, 2002; 44-45) Meskipun fungsi pencegahan dan pemahaman telah dilakukan, namun mungkin saja siswa masih menghadapi masalah-masalah tertentu. Disini fungsi perbaikan itu berperan, yaitu fungsi Bimbingan Konseling yang akan menghasilkan terpecahnya atau berbagai permasalahan yang dialami siswa
Menurut (Salahudin, 2010) Fungsi Perbaikan adalah fungsi bimbingan dan konseling untuk membantu konseling sehingga dapat memperbaiki kekeliruan dalam berfikir, berperasaan dan bertindak (berkehendak). Konselor melakukan intervensi (memberikan perlakuan) terhadap konseli supaya memiliki pola berfikir yang sehat, rasional dan memiliki perasaan yang tepat sehingga dapat mengantarkan mereka kepada tindakan atau kehendak yang produktif dan normatif.

      D.    PEMELIHARAAN DAN PENGEMBANGAN
Menurut (Prayitno, 2009) Yaitu fungsi pemeliharaan terhadap segala sesuatu yang positif yang ada pada individu baik itu berupa bawaan maupun hasil-hasil perkembangan yang selama ini ia capai dan dikembangkan untuk keperluannya dalam berbagai kegiatan kehidupan.
Menurut (Sukardi, 2002; 44-45) Fungsi ini berarti layanan Bimbingan Konseling yang diberikan dapat membantu para siswa dalam memelihara dan mengembangkan keseluruhan pribadinya secara mantap, terarah dan berkelanjutan. Dalam fungsi ini hal-hal yang dipandang positif dijaga agar tetap baik dan mantap. Dengan demikian siswa dapat memelihara dan megembangkan berbagai potensi dan kondisi positif dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan. Fungsi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai jenis layanan bimbingan dan pendukungBimbingan dan Konseling untuk mencapai hasil sebagaimana terkandung didalam masing-masing fungsi Bimbingan Konseling
Menurut (Salahudin, 2010) Fungsi Pemeliharaan adalah fungsi bimbingan dan konseling untuk membantu konseli supaya dapat menjaga diri dan mempertahankan situasi kondusif yang telah tercipta dalam dirinya. Fungsi ini memfasilitasi konseli agar terhindar dari kondisi-kondisi yang akan menyebabkan penurunan produktivitas diri. Pelaksanaan fungsi ini diwujudkan melalui program-program yang menarik, rekreatif dan fakultatif (pilihan) sesuai dengan minat klien.
       E.     FUNGSI ADVOKASI
Menurut (Sukardi, 2002;26-27) fungsi advokasi adalah layanan bimbingan dan konseling melalui fungsi ini adalah membantu siswa memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian.
Menurut (Munir, 2010) fungsi advokasi adalah membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian.
Menurut (Halen, 2002) fungsi advokasi adalah fungsi bimbingan dan konseling yang akan menghasilkan teradvokasi atau pembelaan terhadap peserta didik dalam rangka upaya pengembangan seluruh potensi secara optimal. Fungsi-fungsi tersebut diwujudkan melalui diselenggarakannya berbagai jenis ayanan dan kegiatan bimbingan dan di dalam masing-masing fungsi tersebut. Setiap layanan dan kegiatan bimbingan konseling yang dilaksanakan harus secara langsung mengacu kepada satu atau lebih fungsi-fungsi tersebut agar hasil-hasil yang hendak dicapainya jelas dapat diidentifikasi dan dievaluasi. Secara keseluruhan, jika semua fungsi-fungsi itu telah terlaksana dengan baik, dapatlah bahwa pesert didik akan mampu berkembang secara optimal pula. Keterpaduan semua fungsi tersebut akan sangat membantu perkembangan peserta didik secara terpada pula.

Pertanyaan

1.      Berikut ini yang bukan merupakan funsi BK adalah ….
a.       Pemahaman
b.      Pencegahan
c.       Pengeniasan
d.      Pengaianan
e.       Pemeliharaan danpengembangan

2.      Menghasilkan pembelaan terhadap pesertadidik dalam rangka upaya pengembangan seluruh poteni secara optimal adalah ….
a.       Pemahaman
b.      Pencegahan
c.       Aduokasi
d.      Pengentasan
e.       Pemeliharaan dan pengembangan
3.      Apa itu fungsi pemahaman dalam BK ….
a.      Membantu konsul agar memiliki pemahaman terhadap dirinya dan lingkungan
b.      Mengantipasi masalah yang ada pada peserta didik
c.       Mengatasi masalah yang dialami peserta didik
d.      Menghasilkan berbagai poteni peserta didik
e.       Pembelian terhadap peserta didik dalam rangka upaya pengembangan seluruh potensi
4.      Terpeliharanya dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi peserta didik dalam rangka pengembangan dirinya secara berkelanjutan adalah fungsi BK sebagai …
             a.      Pemeliharaan dan pengembangan
             b.      Advokasi
             c.       Pencegahan pemahaman
            d.      Pengentasan
           e.       penugasan

5.      Fungsi BK salah satunya adalah mengentaskan permasalah klien. Merupakan fungsi …
a.       Evaluasi
b.      Solusi
c.       Pengentasan
d.      Edukasi
e.       Pemahaman

DAFTAR PUSTAKA
Prayitno.2009.wawasan professional konseling.UNP Padang
Dewa Ketut ,Sukardi. Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. (Jakarta: Rineka Cipta, 2002)

Anas, Salahudin. 2010. Bimbingan dan Konseling. Bandung: Pustaka Setia.

Munir,Syamsul.2010.Bimbingan dan Konseling Islam.Jakarta : Amzah

Hallen A.2002. Bimbingan dan Konseling.Jakarta: Ciputat Perss


1 komentar:

  1. Jika anda tertarik atau ingin menjadi software developer, anda dapat mengunjungi blog yang saya buat :)
    Software Developer

    BalasHapus