1. Latar belakang psikologis.
Menurut (Prayitno, 2009) terdapat beberapa faktor psikologis yang menyebabkan pentingnya BK bagi siswa. Diantaranya :
a. Masalah perkembangan individu meliputi. Hasil proses belajar tergantung pada tingkat kematangan yang telah dicapai, Tempo perkembangan berlangsung cepat pada tahun- tahun permulaan, Setiap individu memiliki tempo perkembangan masing-masing, Perkembangan individu mengikuti pola umum, Faktor pembawaan dan lingkungan sama pengaruhnya terhadap proses perkembangan individu, dan Masalah perbedaan individu di sekolah siswa dibentuk oleh lingkungan guru dan materi pelajaran yang yang sama, akan tetapi hasilnya berbeda, ada siswa yang cepat, lambat, ada yang cerdas, dan malas dalam belajar.
b. Faktor perbedaan indiividu. Setiap individu memiliki keunikan tersendiri. Berarti tidak ada dua orang individu yang sama persis di dalam aspek-aspek pribadinya, baik aspek jasmaniah maupun rohaniah. Individu yang satu berbeda dan individu yang lainnya.Perbedaan pembawaan akan memungkinkan perbedaan individu meskipun dengan lingkungan sama. Dan sebaliknya lingkungan yang berbeda akan memungkinkan timbulnya perbedaan individu meskipun pembawaannya sama. Di sekolah seringkali tampak masalah perbedaan individu ini, perbedaan perbedaan ini seringkali banyak menimbulkan masalah-masalah baik bagi siswa itu sendiri maupun bagi lingkungan. Siswa akan menghadapi kesulitan dalam penyesuaian diri antara keunikan dirinya dengan tuntutan dalam lingkungannya Beberapa segi perbedaan individual yang perlu mendapat perhatian ialah perbedaan dalam: Kecerdasan,,Kecakapan, Hasil belajar, Bakat dan lain-lain.
c. Masalah Kebutuhan Individu. Pengenalan terhadap jenis dan tingkat kebutuhan siswa sangat diperlukan bagi usaha membantu mereka. Program bimbingan dan konseling merupakan salah satu usaha kearah itu.
d. Masalah penyesuaian diri dan kelainan tingkah laku.
e. Masalah belajar. dapat diartikan sebagai suatu proses memperoleh perubahan tingkah laku untuk memperoleh pola-pola respons yang baru yang diperlukan dalam interaksi dengan lingkungan secara efisien. Dalam proses belajar dapat timbul berbagai masalah baik bagi pelajar itu sendiri maupun bagi pengajar. Beberapa masalah belajar. dalam kegiatan belajar ini banyak masalah-masalah yang timbul terutama yang dirasakan oleh si pelajar. Sekolah mempunyai tanggung jawab yang besar dalam membantu siswa agar mereka berhasil dalam belajar. Untuk itu hendaknya sekolah memberikan bantuan kepada siswa dalam mengatasi masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan belajar. Di sinilah letak penting dan perlunya program bimbingan dan konseling untuk membantu agar mereka berhasil dalam belajar.
2. Latar belakang sosial budaya.
Menurut (Moh Surya, 1975) Individu merupakan biopsikososiospiritual, yang artinya bahwa individu makhluk biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Setiap anak sejak lahir tidak hanya mampu memenuhi tuntutan biologisnya, tatapi juga tuntutan budaya di mana individu itu tinggal, tuntutan budaya itu dilakukan agar segala dampak modrenisasi dapat di filter oleh individu tersebut secara otomatis, Untuk mengembangkan semua kemampuan penyesuaian tersebut, sangat diperlukan sebuah bimbingan. Terkait dengan layanan bimbingan dan konseling di Indonesia, bimbingan dan konseling dengan pendekatan multikultural sangat tepat untuk lingkungan berbudaya plural seperti Indonesia. Bimbingan dan konseling dilaksanakan dengan latar belakang berlandaskan semangat bhinneka tunggal ika, yaitu kesamaan di atas keragaman. Layanan bimbingan dan konseling hendaknya lebih berpangkal pada nilai-nilai budaya bangsa yang secara nyata mampu mewujudkan kehidupan yang harmoni dalam kondisi pluralistik.
3. Latar belakang pendidikan.
Secara sosial ada kecenderungan anak didik belum memiliki kemampuan penyesuaian sosial secara memadai. Sehubungan dengan hal itu,layanan bimbingan di rasakan amat berperan dalam membantu proses dan pencapaian tujuan pendidikan paripurna.
4· Perkembangan Pendidikan
Pendidikan akan senantiasa berkembang dari saat ke saat sesuai dengan perkembangan yang terjadi di lingkungan umumnya. Ciri adanya perkembangan adalah adanya perubahan-perubahan dalam berbagai komponen system pendidikan seperti kurikulum, strategi belajar pembelejaran,alat bantu belajar,sumbr-sumber dan sebaganya.
5· Peranan Guru
tanggung jawab guru paling utama ialah mendidik yaitu membantu subjek didik untuk mencapai kedewasaan.
6. Latar belakang IPTEK dan Globalisasi.
Menurut (Prayitno, 2009) Di era ini
ilmu pengetahuan, informasi dan teknologi berkembang sangat pesat. Oleh karena
itu, diperlukannya Bimbingan dan Konseling, agar individu dapat mengetahui dampak
positif dan negatifnya dari perkembangan tersebut. Lewat Bimbingan dan
Konseling, individu diarahkan kepada dampak positif dari IPTEK yang lebih
ditujukan pada penerapan teknologi yang harus dimilliki dan dikuasai karena
semakin kompleksnya jenis-jenis dan syarat pekerjaan serta persaingan antar
individu. Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, timbul dua masalah
penting yang menyebabakan
kerumitan struktur dan keadaan masyarakat ialah:
a. Penggantian sebagian besar tenaga kerja dengan alat-alat mekanis-elektronik, dan hal ini mau tidak mau menyebabkan pengangguran.
b. Bertambahnya jenis-jenis pekerjaan dan jabatan baru yang menghendaki keahlian khusus dan memerlukan pendidikan khusus pula bagi orang-orang yang hendak menjabatnya.
Soal
1. Berikut ini yang merupakan latar belakang psikologi perlunya bimbingan dan konseling di sekolah adalah ….
a. Pengaruh orang lain
b. Tingkat kemandirian
c. Kemampuan bersosialisasi
d. Perbedaan individu
e. Komponen sosial
2. Bimbingan dan konseling dituntut untuk membantu siswa dalam memenuhi kebutuhannya. Hal ini merupakan latar belakang ….
a. Psikologis
b. Sosial budaya
c. Ekonomi
d. Iptek
e. Globalisasi
3. Berikut ini tindakan yang tepat dilakukan oleh seorang guru untuk membantu siswa menghadapi berkembangnya pendidikan adalah ….
a. Membantu siswa untuk tidak mengikuti perkembangan.
b. Membantu siswa dengan memberikan soal ujian
c. Membantu siswa belajar terus menerus tanpa menggunakan teknologi
d. Membantu siswa mengikuti perkembangan
e. Menidak siswa yang tidak mematuhi aturan
4. Berikut ini yang merupakan Dampak negatif dari IPTEK adalah ….
a. Membuat siswa belajar dan mencari pengetahuan secara online
b. Membuat siswa semakin bertambah wawasannya
c. Membuat siswa malas belajar
d. Memberikan konten yang baik dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran
e. Membuat siswa menjadi individualis
5. Bimbingan dan konseling dituntut untuk membantu siswa dalam menghadapi globalisasi . ini merupakan latar belakang ….
a. Psikologis
b. Sosial budaya
c. Ekonomi
d. Iptek
e. Globalisasi
DOWNLOAD PETA KONSEP BERIKUT
Daftar pustaka
1. Djumhur dan Surya, Moh (1975), Bimbingan dan Konseling di Sekolah,Bandung: Cv. Ilmu
2. Prayitno.2009.wawasan professional konseling. UNP Padang.





'Casino in the City' new gaming center, to debut on site - BBS
BalasHapusThe 바카라사이트추천 casino will 원주 립 카페 be operated by the KG and will have 바카라 사이트 주소 a gaming space with a total of 1,500 slot 시스템배팅 machines, a table game lounge, and 김해 휴게텔 a lounge that will