Kamis, 23 Juli 2020

MEMILIH MEDIA PEMBELAJARAN YANG TEPAT

MEMILIH MEDIA PEMBELAJARAN YANG TEPAT
oleh
Pintar Ekonomi



A. PENTINGNYA MEMILIH MEDIA PEMBELAJARAN YANG TEPAT
Menurut (Sadiman dkk, 2012;84-85) beberapa penyebab orang memilih media antara lain adalah :
1. Bermaksud mendemontrasikannya seperti halnya pada kuliah tentang media
2. Merasa sudah akrab dengan media tersebut
3. Ingin memberikan gambaran atau penjelasan yang lebih konkret
4. Merasa bahwa media dapat berbuat lebih dari yang bisa dilakukannya
Terdapat juga faktor – faktor lainnya yang perlu di pertimbangkan seperti tujuan instruksional yang ingin dicapai, karakteristik siswa atau sasaran, jenis ransangan belajar yang di inginkan, keadaaan latar atau lingkungan, kondisi setempat, dan luasnya jangkauan yang ingin dilayani.
Pertanyaan – pertanyaan praktirs yang dapat diajukan dalam rangka pemilihan media sebagai berikut :
1. Apakah media bersangkutan relevan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?
2. Apakah ada sumber informasi, catalog, dan sebagainya mengenai media bersangkutan ?
3. Apakah perlu dibentuk tim untuk mereview yang terdiri dari calon pemakai ?
4. Apakah ada media dipasaran yang telah di validasikan ?
5. Apakah teredia format review yang sudah di bakukan ?
Jadi dapat disimpulkan perlunya pemilihan media pembelajaran yang tepat. Karena media pembelajaran harus menyesuaikan dengan situasi, kondisi, tuntutan pembelajaran, materi ajar dan peserta didik.

B. KRITERIA PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
Menurut professor ely dalam (Sadiman dkk, 2012;85-86) mengatakan bahwa pemilihan media seyogyanya tidak terlepas dari konteksnya bahwa media merupakan komponen dalam sistem intruksional secara keseluruhan. Karena itu, meskipun tujuan dan isinya sudah diketahui, faktor-faktor lain seperti karakterisitik iwa, strategi belajar mengajar, organisasi kelompok belajar, alokasi waktu, umber, serta prosedur penialiannya juga perlu dipertimbangkan. Sebagai pendekatan praktis, beliau meyarankan untuk mempertimbangkan media apa saja yang ada, berapa harganya, berapa lama untuk mendapatkannya dan format apa yang memenuhi selera pemakai.
Menurut dick dan carey (1978) dalam  (Sadiman dkk, 2012;85-86) terdapat empat faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media.
1. Ketersediaan sumber setempat
2. Apakah untuk membeli atau memproduksi sendiri tersebut ada dana, tenaga dan fasilitasnya.
3. Faktor yang menyangkut keluwesan, kepraktisan, dan ketahanan media yang bersangkutan untuk waktu yang lama.
4. Efektivitas biaya dalam jangka waktu yang panjang.
Dapat di simpulkan hakikat pemilihan media pada akirnya adalah keputusan untuk memakai, tidak memakai, atau mengadaptai media yang bersangkutan.

C. PRINSIP PEMILIHAN MEDIA
Dalam pemilihan media pembelajaran, tidak dapat dilakukan begitu saja tanpa alasan dan pertimbangan yang jelas. Dalam pemilihan media, ada prinsip 15  yang harus diperhatikan. Menurut Dientje Borman Rumampuk (1988: 19), prinsip pemilihan media antara lain:
1. Tujuan pemilihan media harus jelas.
2. Pemilihan media harus secara obyektif.
3. Tidak ada satu pun media yang dipakai untuk semua tujuan. Tiap-tiap media memiliki kelebihan dan kekurangannya.
4. Pemilihan media hendaknya disesuaikan dengan metode mengajar yang digunakan dan materi pelajaran.
5. Untuk dapat memilih media dengan tepat, guru hendaknya mengenal ciri-ciri media.
6. Pemilihan media supaya disesuaikan dengan kondisi fisik lingkungan.
7. Pemilihan media juga harus didasarkan pada kemampuan, gaya belajar siswa.
Adapun pendapat menurut Rusman, dkk (2012: 175), dalam memilih media, guru juga harus memperhatikan prinsip-prinsip media pembelajaran, agar dapat mencapai tujuan pembelajaran. Prinsip-prinsip tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Efektivitas
Pemilihan media pembelajaran harus memperhatikan ketepatgunaan media dalam mencapai tujuan pembelajaran. Media 16 haruslah dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pembentukan kompetensi.
2. Relevansi
Media yang dipilih merupakan media yang sesuai dengan karakteristik materi, alokasi waktu, fasilitas, potensi guru maupun siswa.
3. Efisiensi
Pemilihan media haruslah memperhatikan aspek kesesuaian biaya pembuatan, waktu pembuatan dan tenaga yang dikeluarkan, dengan manfaat dari media itu sendiri.
4. Dapat digunakan
Media tersebut diusahakan dapat digunakan dalam pembelajaran sehingga siswa lebih memahami materi.
5. Kontekstual
Sebisa mungkin media yang dibuat merupakan perwujudan materi dengan memperhatikan lingkungan sosial budaya siswa sebagai pendukungnya.
6. Fleksibel
Media pembelajaran harus memiliki fleksibilitas, dalam artian, mudah dibawa atau dipindahkan untuk digunakan dalam pembelajaran di ruang dan waktu yang berbeda.
Berbeda dengan Rusman, ada beberapa kriteria umum yang dijadikan patokan dalam pemilihan media. Menurut Walker dan Hess (Cecep Kustandi dan Bambang Sutjipto, 2011: 143), kriteria pemilihan media pembelajaran berdasarkan pada kualitas:
1. Kualitas isi dan tujuan, yang di dalamnya terdiri dari ketepatan, kepentingan, kelengkapan, keseimbangan,minat atau perhatian, keadilan, dan kesesuaian dengan situasi siswa.
2. Kualitas pembelajaran, yang di dalamnya terdiri dari kemampuan memberikan kesempatan dan bantuan belajar, memotivasi, fleksibel dalam penggunaan, dan dapat memberi dampak bagi siswa.
3. Kualitas teknis yang meliputi keterbacaan, mudah digunakan, kualitas tampilan, penanganan jawaban, pengelolaan program, serta kualitas pendokumentasiannya.
Dari berbagai pendapat di atas, maka dipilihlah kriteria penilaian media pembelajaran menurut Walker dan Hess yang memendang penilaian media dari beberapa aspek, antara lain kualitas isi dan tujuan, kualitas pambelajaran, dan kualitas teknis. Menurut peneliti,pendapat ini dinilai memiliki cakupan penilaian yang paling lengkap dilihat dari beberapa aspeknya, sehingga penilaian media dapat dilakukan secara menyeluruh.
D. PROSEDUR ATAU FORMAT PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
Format pemilihan media Menurut (Sadiman dkk, 2012;87-97) prosedur pemilihan media dilihat dari segi bentuknya dapat dikelompokkan menjadi tiga model.
a. Model matriks yang menangguhkan proses pengambilan keputusan pemilihan sampai seluruh kriteria pemilihannya diidentifikasi.
b. Model checklist yaitu model yang menangguhkan keputusan pemiliihan sampai seluruh kriteria dipertimbangkan.
c. Model flowchart adalah model untuk menggambarkan proses pemilihan media jadi maupun media rancangan.
Dapat disimpulkan bahwa format pemilihan media ada tiga model yaitu flowchart, checklist, dan matriks.
Daftar pustaka
Alkhalim. Penerapan Media Gambar Atau Foto Dengan Metode Diskusi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Ekonomi Pokok Bahasan Uang Di Sma Negeri 4 Sidoarjo.
Dientje,  Borman Rumampuk. 1988. Media Instruksional IPS. Jakarta: Depdikbud
Rusman, dkk. 2012. Pembelajaran Berbasis Teknik Komputer & Informasi.Jakarta: Rajawali Press.
Sadiman, Arif dkk.2012. Media pendidikan pengertian, pengembangan, dan  
pemanfaatannya. Jakarta : PT Raja Grafindo Perkasa.



0 komentar:

Posting Komentar